MSDM-HR’s Role in Organization today

Peran strategis HR didalam suatu organisasi perusahaan sekarang tidak sama dengan perannya di organisasi lama. Dulu HR hanya berfokus kepada administrasi, namun sekarang HR berfokus pada kunci bisnis sebuah perusahaan.

Hal tersebut didorong oleh transformasi tren perusahaan, dimana saat ini perusahaan berfokus pada peningkatan yang agresif, menciptakan produk yang inovatif, menemukan posisinya di pasar dan menjadi perusahaan papan atas di pasar. Selain itu organisasi saat ini diklaim dapat merancang produk dan layanan yang dapat dijual dengan margin tinggi karena dapat mempertahankan keuggulan kompetitipnya. Semua hal tersebut tentunya bukti nyata peran andil dari HR di suatu organisasi perusahaan saat ini, berikut adalah peranan strategis HR di dalam perusahaan saat ini.
1. Building competitive advantege
HR tidak lagi berperan sebagai fungsi administratif atau departemen pemberi nasihat, namun saat ini HR diberi tanggung jawab penuh terhadap penerapan dan pengembangan manajemen sumber daya manusia di dalam perusahaan agar membuat organisasi bekerja lebih baik dengan karyawan. Contoh dari tanggung jawab pernuh HR terhadap penerapan dan pengembangan SDM adalah HR harus mampu memberikan tujuan kepada internal perusahaan, membantu dalam mencapai target perusahaan, serta membuat prosedur kepegawaian yang tepat. Selain itu HR berperan aktif dalam menentukan pemetaan GAPS organisasi perusahaan dan menyiapkan analisis Biaya dan Manfaat untuk melaksanakan proyek guna mewujudkan perbaikan perusahaan.

2. Developing and Retaining talents
Organisasi modern saat ini bergantung pada kualitas daripada karyawannya, artinya perusahaan berinvestasi pada pengembangan karyawan, karena Karyawan dapat membangun keunggulan kompetitf perusahaan. Peran HR adalah mencari dan mengidentifikasi peluang terbaik terhadap karyawan yang tentunya berdasarkan kebutuhan organisasi. HR harus mampu menerjemahkan kebutuhan perusahaan dengan baik, bekerja berdasarkan strategi perusahaan, dan Gaps perusahaan. HR bertanggung jawab atas pencarian karyawan yang bertalenta, karena hal tersebut dapat mendukung program pengelolaan talenta karyawan yang harus siap terhadap tantangan perubahan yang akan datang dan peran HR lainnya adalah HR bertanggung jawab untuk memperisapkan tools HR yang tepat untuk mempertahankan talenta terbaik yang sudah didapat.
3. Leadership Development
HR mempunyai peran penting dalam membentuk pemimpin di masa depan dan pengembangan pemimpin organisasi saat ini, karena sepenuhnya HR bertanggung jawab atas keberhasilan perencanaan strategi perusahaan. Cara yang dilakukan oleh HR adalah melakukan prosedur seleksi dan melakukan evaluasi program secara teratur.

4. Building Diverse Team
Keberagaman dalam sebuah organisasi dapat meningkatkan daya persaingan yang sehat, namun jika keberagaman tanpa ada kontrol dalam perusahaan, Keberagaman dapat berdampak buruk terhadap kesuksesan perusahaan. Disini HR mempunyai peran penting dalam mengontrol keadaan tersebut, dimana HR memiliki tanggung jawab dalam merekrut pegawai, cerdas dalam membangun sebuah tim dalam keberagaman tersebut dan mampu menjadikan keberagaman sebagai kekayaan sebuah organisasi.

Reference :

http://www.simplehrguide.com/hr-strategic-roles-in-modern-organization.html

OLTP vs OLAP

Data Warehouse

Adalah sebuah database yang mengandung data yang biasanya mewakili sejarah bisnis dari suatu organisasi. Data Historis dari data warehouse digunakan di dalam aktivitas analisis yang mendukung keputusan bisnis dalam beberapa tingkat. Data Warehouse bicara mengenai bagaimana data-data yang besar dan beragam disimpan dalam satu repository(gudang data) dan disusun sedemikian sehingga memudahkan pencarian. Data di dalam data warehouse diorganisir untuk mendukung analisa, bukan transaksi pemrosesan dalam waktu nyata, seperti sistem online transaction processing (OLTP).

OLTP

Online Transaction Processing atau sering dikenal dengan OLTP adalah sistem yang berorientasi proses yang memproses transaksi secara langsung melalui komputer yang terhubung dalam jaringan. Misalnya biasa digunakan pada sebuah supermarket, kasir menggunakan mesin dalam proses transaksinya. OLTP mempunyai karakteristik beberapa user dapat creating, updating, retrieving untuk setiap record data, OLTP sangat optimal untuk updating data.

ETL (Extract Transaction Load)

Proses ETL  merupakan suatu landasan dari sebuah data warehouse. Sebuah rancangan ETL yang benar akan mengekstraksi data dari sistem sumber, mempertahankan kualitas data dan menerapkan aturan-aturan standar, dan menyajikan data dalam berbagai bentuk, sehingga dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan (Kimball dan Caserta 2004). Proses ETL merupakan sebuah urutan dari tahapan yang dimulai dari sourcing data (src) lalu data di-transform melalui proses look-up bulk data (lkpbld) dan transform (xfm). Proses ETL diakhiri dengan proses load ke berbagai macam output yang sesuai dengan skema, yang terdiri dari proses load-up data (lodupd), load-insert data (lodins), dan load bulk data (lodbld). Dari tahapan-tahapan tersebut, dapat dianalisis kinerja EDW PM berdasarkan estimasi waktu tiap prosesnya.

OLAP

OLAP Online Analytical Processing, atau disingkat OLAP adalah metode pendekatan untuk menyajikan jawaban dari permintaan proses analisis yang bersifat dimensional secara cepat, yaitu desain dari aplikasi dan teknologi yang dapat mengoleksi, menyimpan, memanipulasi suatu data multidimensi untuk tujuan analis.

OLAP adalah bagian dari kategori yang lebih global dari pemikiran bisnis, yang juga merangkum hubungan antara pelaporan dan penggalian data. Aplikasi khusus dari OLAP adalah pelaporan bisnis untuk penjualan, pemasaran, manajemen pelaporan, manajemen proses bisnis (MPB), penganggaran dan peramalan, laporan keuangan dan bidang-bidang yang serupa. Istilah OLAP merupakan perampingan dari istilah lama database OLTP (Online Transaction Processing).

(sumber : http://www.kompasiana.com/dhephe/apa-itu-oltp-etl-olap-dan-datawarehouse_552e1db26ea834f73d8b45b7)

Data Resource Management

Manajemen data merupakan bagian dari Manajemen Sumber Daya Informasi serta memastikan bahwa sumber daya data perusahaan mencerminkan secara akurat system fisik yang diwakilinya. Sumber daya data disimpan dalam penyimpanan sekunder, yang dapat berbentuk berurutan (Sequential) atau akses langsung (direct access). Pita magnetik (magnetic tape) merupakan
medium penyimpanan berurutan yang paling populer dan piringan magnetic (magnetic disk) merupakan cara utama mencapai akses langsung. Namun, teknologi akses langsung yang baru, yaitu compact disk, semakin populer.

Sebelum era database, perusahaan mengalami keterbatasan dalam manajemen data mereka karena cara pengaturan data dipenyimpanan sekunder. Usaha mula-mula untuk mengatasi kendala ini meliputi penyortiran dan penggabungan file, pemprograman komputer yang ekstensif untuk mencari dan mencocokkan catatan file, serta indeks file dan kaitan yang dibangun ke dalam catatan data. Konsep database dibangun di atas indeks dan kaitan untuk mencapai suatu hubungan logis antara beberapa file.
Perangkat lunak yang mengelola database disebut system manajemen database (Database Management System) – DBMS. Semua DBMS memiliki pengolah bahasa deskripsi data (data
description language processor) yang digunakan untuk menciptakan database, serta pengelola database yang menyediakan isi database bagi pemakai. Pemakai menggunakan manipulasi data dan query language. Orang yang bertanggung jawab atas database dan DBMS
adalah pengelola database (database administrator), atau disingkat DBA.

Sebagian besar perhatian sekarang diarahkan pada database yang sangat besar, yang disebut data warehouse. Proses pengambilan, yang disebut penggalian data (data mining),
memberikan tingkat dukungan yang lebih tinggi bagi pemakai daripada yang biasanya.
DBMS menyediakan keuntungan yang nyata bagi perusahaan yang menggunakan komputer sebagai suatu sistem informasi.

Manajemen Data

Manajemen Data adalah bagian dari manajemen sumber daya informasi yang mencakup semua kegiatan yang memastikan bahwa data :
• Data Akurat
• Up to Date (mutakhir)
• Aman
• Tersedia bagi pemakai (user)

Adapun kegiatan yang dilakukan dalam manajemen data, diantaranya:

  • Pengumpulan Data
    Data yang diperlukan dikumpulkan dan dicatat dalam suatu formulir yang
    disebut dokumen sumber yang berfungsi sebagai input bagi sistem.
  • Integritas dan pengujian
    Data tersebut diperiksa untuk meyakinkan konsistensi dan akurasinya
    berdasarkan suatu peraturan dan kendala yang telah ditentukan sebelumnya.
  • Penyimpanan
    Data disimpan pada suatu medium, seperti pita magnetik atau piringan
    magnetik.
  • Pemeliharaan
    Data baru ditambahkan, data yang ada diubah, dan data yang tiak lagi
    diperlukan dihapus agar sumberdaya data (berkas) tetap mutakhir.
  • Keamanan
    Data dijaga untuk mencegah penghancuran, kerusakan, atau penyalahgunaan.
  • Organisasi
    Data disusun sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai.
  • Pengambilan
    Data tersedia bagi pemakai.

Big Data

“Awalnya Big Data adalah sebuah sistem teknologi yang diperkenalkan untuk menanggulangi ‘ledakan informasi’ seiring dengan semakin bertumbuhnya ekosistem pengguna perangkat mobile dan data internet. Pertumbuhan perangkat mobile dan data internet ternyata sangat mempengaruhi perkembangan volume dan jenis data yang terus meningkat secara signifikan di dunia maya.

Berbagai jenis data, mulai data yang berupa teks, gambar atau foto, video hingga bentuk data-data lainnya membanjiri sistem komputasi. Tentunya hal ini perlu jalan keluar. Dan Big Data adalah solusi yang kerap digaungkan beberapa waktu belakangan ini.

Sejatinya hingga saat ini belum ada definisi resmi dari istilah Big Data. Akan tetapi kemunculnya memang dianggap solusi dari fakta yang menunjukkan bahwa pertumbuhan data dari waktu ke waktu telah melampaui batas kemampuan media penyimpanan maupun sistem database yang ada saat ini.

Sementara itu IBM di situs resminya mendefinisikan Big Data ke dalam tiga istilah yaitu volume , variety , dan velocity. Volume di sini berkaitan dengan ukuran media penyimpanan data yang sangat besar atau mungkin tak terbatas. Sementara variety berarti tipe atau jenis data yang dapat diakomodasi. Sedangkan velocity dapat diartikan sebagai kecepatan proses.”

diambil dari (sumber:http://tekno.liputan6.com/read/801638/apa-itu-teknologi-big-data)

Database Management system

Sistem manajemen database atau database management system (DBMS) adalah merupakan suatu sistem software yang memungkinkan seorang user dapat mendefinisikan, membuat, dan memelihara serta menyediakan akses terkontrol terhadap data.DBMS yang utuh biasanya terdiri dari :

  • Hardware
    Hardware merupakan sistem computer actual yang digunakan untuk menyimpan dan mengakses databse
  • Software beserta utility

Software adalah DBMS yang aktual. DBMS memungkinkan para user untuk berkomunikasi dengan database

  • Prosedur
    Bagian integral dari setiap sistem adalah sekumpulan prosedur yang mengontrol jalannya sistem, yaitu praktik-praktik nyata yang harus diikuti user untuk mendapatkan, memasukkan, menjaga, dan mengambil data
  • Data
    Data adalah jantung dari DBMS. Ada dua jenis data. Pertama, adalah kumpulan informasi yang diperlukan oleh suatu organisasi. Jenis data kedua adalah metadata, yaitu informasi mengenai database.
  • User
    Ada sejumlah user yang dapat mengakses atau mengambil data sesuai dengan kebutuhan penggunaan aplikasi-aplikasi dan interface yang disediakan oleh DBMS,
  • DBMS mempunyai perangkat yang dapat menambah pengembangan :

Microsoft Office Access, sebelumnya dikenal sebagai Microsoft Access, adalah sebuah sistem manajemen database relasional dari Microsoft yang mengkombinasikan relasional Microsoft JetMesin Database dengan antarmuka pengguna grafis dan perangkat lunak-alat pengembangan.

Oracle adalah relational database management system (RDBMS) untuk mengelola informasi secara terbuka, komprehensif dan terintegrasi.
Oracle Server menyediakan solusi yang efisien dan efektif karena kemampuannya

Data Warehouse dan Datamart

Knowledge Management

Jurnal Fisika Dasar

 

GERAK OSILASI DAN GERAK JATUH BEBAS

121

DIMAS DWI CAHYA

1202152166

 SI6E

LABORATORIUM FISIKA DASAR

PROGRAM PERKULIAHAN DASAR DAN UMUM

UNIVERSITAS TELKOM

2015-2016

 


 

1. Tujuan Praktikum

Memahami konsep gerak osilasi harmonis sederhana

Memahami konsep gerak jatuh bebeas dan percepatan gravitasi.

Menentukan percepatan gravitasi setempat menggunakan gerak osilasi.

Menentukan percepatan gravitasi setempat menggunakan gerak jatuh bebas.

2. Pengolahan Data

1

2

3

 

5

6

 

3.Analisis

A. Gerak Osilasi

 

1.Bandingkan hasil percepatan gravitasi yang diperoleh melalui percobaan ini dengan nilai percepatan gravitasi setempat menurut referensi. Apakah hasilnya berbeda? Coba analisis mengapa hal ini bisa terjadi?

Jawab:

Nilai gravitasi percobaan lebih kecil dibanding dengan nilai gravitasi setempat. Hal tersebut diakibatkan oleh beberapa faktor tingkat ketelitian praktikan dalam mengukur dan menghitung suatu percobaan.

2.Lakukan analisis terhadap hal-hal apa saja yang harus diperhatikan agar diperoleh hasil yang cukup akurat.

Jawab:

Kondisi alat yang baik,

Keakuratan dalam menganalisa, melakukan percobaan hingga melakukan pengolahan data (mengukur, menghitung) data percobaan yang didapat.

3.Mengapa pada percobaan gerak osilasi diatas, batang disimpangkan dengan sudut yang kecil? Apa yang terjadi jika simpangannya dengan sudut yang cukup besar?

Jawab:

Sudut dibuat kecil agar kita dapat mudah mengitung gerak osilasinya, karena dengan membuat sudut kecil, mampu menghasilkan perbedaan jarak simpangan, sehingga menunjukkan bahwa benda tersebut melakukan gerak osilasi harmonis sederhana.

4.Mengapa perhitungan waktu dimulai setelah ayunan sudah mulai teratur?

Jawab:

Karena pada ayunan-ayunan bandul masih terdapat gaya-gaya yang diberikan oleh kita, seperti gaya gesek bandul dengan gaya gesek udara.

5.Apakah gerak osilasi bandul fisis termasuk gerak osilasi harmonis sederhana? Jelaskan! (dimulai dari konsep gerak osilasi sederhana). Berikan penjelasan tentang macam-macam gerak osilasi disertai dengan contoh-contohnya!

Jawab:

Tentu saja iya, karena bandul fisis bergerak bolak-balik disekitar titik kesetimbangan. Sehingga bandul fisis termasuk ke dalam gerak harmonis sederhana.

Jenis gerak osilasi terbagi menjadi dua, yaitu:

Gerak harmonik sederhana

Adalah gerak gerak bolak-balik benda melalui titik kesetimbangan tertentu dengan banyaknya getaran benda dalam setiap satuan waktu(sekon) selalu konstan/tetap.

Contoh:

Gerak harmonik pada bandul dan pegas.

Gerak harmonik teredam

Adalah gerak osilasi yang energi mekaniknya akan berkurang, disebabkan karena adanya gaya gesek yang menjadi gaya peredam.

Contoh:

Pintu ATM, ketika kita membuka pintu ATM akan terasa berat, kemudian saat menutup, pintu akan menutup sendiri dan tanpa ada gerakan bolak balik ke titik kesetimbangannya (diam). Hal tersebut dikarenakan pada pintu ATM terdapat peredamnya.

B. Gerak Jatuh Bebas

1.Bandingkan nilai percepatan gravitasi yang diperoleh melalui percobaan gerak jatuh bebas dengan nilai percepatan gravitasi setempat menurut referensi atau menurut percobaan gerak osilasi. Apakah hasilnya berbeda? Coba analisis mengapa hal ini bisa terjadi.

Jawab:

Hasil dari uji coba kami dalam praktikum ini menyatakan hasil dari kedua percepatan bernilai berbeda, hal ini diakibatkan oleh kurang akuratnya praktikan dalam melakukan pengukuran, perhitungan dalam melakukan percobaan.

2.Lakukan analisis terhadap hal-hal apa saja yang harus diperhatikan agar diperoleh hasil yang cukup akurat.

Jawab:

Pada saat menggunakan beban, praktikan harus menggunakan satu beban saja, misalkan beban yang digunakan awal percobaan yaitu dengan bandul besar, maka percobaan berikutnya gunakan bandul yang sama.Posisi beban(bandul/bola logam) jangan sampai salah.

Dalam menentukan ketiggian, pastikan garis atau titik yang digunakan harus pas dengan bagian bawah beban(bandu/bola logam).

3.Apakah percobaan gerak jatuh bebas yang anda lakukan termasuk gerak lurus berubah beraturan yang ideal? Jelaskan!

Jawab:

Menurut saya tidak ideal, karena geraknya masih terpengaruhi oleh gaya gesek udara.

4.Apa yang terjadi jikadalam percobaan gerak jatuh bebas diatas menggunakan bola-bola logam yang berbeda massanya? Apakah bola logam tersebut jatuh dalam waktu bersamaan? Jelaskan!

Jawab:

Bola akan jatuh bersamaan, karena pada gerak jatuh bebas massa tidak berpengaruh. Sesuai dengan rumus yang berlaku yakni :

h = 1/2 g.t.t

Jadi dapat disimpulkan, hal-hal yang dapat mempengaruhi gerak jatuh bebas diantaranya:

t     = waktu (sekon)

h    = ketinggian (m)

g    = gravitasi (m/s2)

5. Apa yang terjadi jika percobaan gerak jatuh bebas dilakukan menggunakan medium zat cair? Coba analisis hal ini!

Jawab:

Benda tidak mengalami gerak jatuh bebas, karena jika dalam air maka akan ada gaya tambahan lainnya, seperti gaya gesek dalam air dan gaya tekan air, sehingga hal tersebut tidak memenuhi syarat gerak jatuh bebas.

 

4.Kesimpulan

Dalam praktikum kali ini kita mampu memahami konsep gerak osilasi dan gerak jatuh bebas serta mampu mengaplikasikan pada kejadian sehari-hari.

Gerak Osilasi adalah gerak berulang-ulang, seperti maju-mundur, atas-bawah, kiri-kanan yang berulang, dan lain-lain. Contoh dari gerak osilasi dapat kita jumpai pada pegas, bandul fisis ataupun bandul matematis.

Gerak Jatuh Bebas adalah gerak lurus berubah beraturan, dengan percepatannya konstan. Contoh dari peristiwa gerak jatuh bebas adalah buah yang jatuh dari atas pohonnya.

5.Saran

Asisten

  • Dalam setiap praktikum diharapkan Asisten dapat bekerja sama dengan praktikan, agar terjalin suatu kegiatan praktikum yang koordinatif.
  • Asistan diharapkan agar mampu menjelaskan, menerangkan, serta memberikan wawasan luas mengenai modul yang dibahas kepada praktikan, tidak bergantung kepada buku modul saja.
  • Asistan diharapkan agar dapat menjaga kekondusifan praktikan dan keproduktifan praktikan pada saat praktikum.
  • Asistan lab mampu menjaga senyumnya, dan mampu meningkatkan minat praktikan dalam kegiatan praktikum

Praktikum 

Dalam buku modul yang dimiliki oleh setiap praktikan masih banyak teori-teori hingga penurunan rumus yang kurang begitu jelas, sehingga membuat ketidak yakinan praktikan dalam memahaminya. Oleh karena itu, buku modul fisdas segera diperbaharui atau diperbaiki dengan baik, jelas dan mudah dipahami.

Lab

Dalam kegiatan praktikum, fasilitas-fasilitas praktikum seperti alat ukur dan lain sebagainya sangat dibutuhkan oleh setiap praktikan. Akan tetapi jika kita melihat kondisi fasilitas-fasilitas praktikum tersebut, kita mudah menjumpai alat-alat yang sudah rusak atau kurang berfungsi dengan baik. Oleh karenanya praktikan berharap agar hal tersebut dapat dibenahi, mulai dari perbaikan alat ukur menjadi bagus kembali ataupun peremajaan fasilitas-fasilitas penunjang praktikum.

Bagi yang ingin mendapatkan file PDF dari jurnal praktikum saya ini, anda bisa mengklik link dibawah ini:

 https://drive.google.com/file/d/0B_8XcZh7XX5Kdk1TU1ptekd4aFk/view

Terimakasih atas perhatiannya 🙂

 

Fisika Dasar – Gerak Osilasi dan Gerak Jatuh Bebas

Gerak Osilasi dan Gerak Jatuh Bebas

1.Gerak Osilasi

Dalam kehidupan sehari-hari tanpa sengaja kita telah melakukan gerakan-gerakan yang merupakan fenomena getaran. Kegiatan kita seperti mengayuh11875601_849152511850524_1703246814_n sepeda, menyisir rambut, mengunyah makanan, dan yang lainnya merupakan gerakan yang berulang-ulang yang bersifat periodik. Gerakan ayunan jam dinding, gerakan bolak-balik catridge printer, gerakan ke atas dan ke bawah benda di permukaan air yang bergelombang juga merupakan fenomena gerakan yang periodik. Gerakan yang demikian disebut gerak osilasi.

Suatu getaran akan terjadi bila suatu sistem diganggu dari posisi kesetimbangannya. Karakteristik gerak osilasi yang paling dikenal adalah gerak yang bersifat periodik, yaitu berulang-ulang atau bolak-balik di sekitar titik setimbang. Contoh, gerak pegas bolak-balik di sekitar titik setimbang sesaat setelah dilepas dari tarikan dan gerak bandul jam dinding antik yang bergerak ke kiri ke kanan dan kembali lagi ke titik kesetimbangannya.

“Gerak osilasi adalah gerak bolak-balik benda di daerah titik kesetimbangan, dan berlangsung secara periodik”

Osilasi tidak hanya terjadi pada suatu sistem fisik, tapi juga bisa pada sistem biologi dan bahkan dalam masyarakat. Osilasi dibagi menjadi dua, yaitu osilasi harmonis sederhana dan osilasi harmonis kompleks.

Benda yang mengalami gaya yang sebanding dengan posisinya dari kesetimbangan (gaya Hooke) akan bergerak harmonis sederhana. bentuk fungsinya seperti fungsi sinus dan kosinus. Beban Massa pada Pegas _ Salah satu gerak osilasi yang sangat lazim dan sangat penting adalah gerak harmonis sederhana. Apabila sebuah benda disimpangkan dari kedudukan setimbangnya, gerak harmonik akan terjadi jika ada gaya pemulih yang sebanding dengan simpangannya dan simpangan tersebut kecil.

Suatu sistem yang menunjukkan gejala harmonik sederhana adalah sebuah benda yang tertambat pada sebuah pegas. Pada keadaan setimbang, pegas tidak mengerjakan gaya pada benda. Apabila benda disimpangkan sejauh x dari setimbang, pegas mengerjakan gaya –kx.

Osilasi Harmonis Sederhana

Perhatikan kembali sistem benda pegas! Gaya pemulih yang bekerja pada benda adalah  F = – kx, tanda – timbul karena gaya pegas berlawanan arah dengan simpangan. Gabungkan gaya tersebut dengan hukum kedua Newton, sehingga kita mendapatkan persamaan diferensiasi untuk Gerak Osilasi Harmonis Sederhana, yakni:

Osilasi Harmonis Sederhana

Solusi persamaan di atas yang berbentuk osilasi harmonik sederhana adalah X = A sin(ωt + θ) atau X = A cos(ωt + θ)  Di mana : A ≡ simpangan maksimum = amplitudo, ω=frekuensi sudut, θ = fasa awal, (ωt + θ) = fasa, ω = 2pf = 2p/T, T = waktu yang diperlukan suatu benda untuk melakukan satu osilasi. Fasa awal θ bergantung pada kapan kita memilih t = 0. Satuan A sama dengan X yaitu meter, satuan fasa (ωt + θ) adalah radian Satuan f adalah Hz (s-1) dan satuan T adalah s (detik). Misalkan persamaan simpangan OHS adalah X = A sin(ωt + θ), substitusikan persamaan ini ke dalam persamaan diferensial OHS diperoleh : ω^2 = k/m.

Dalam menyelesaikan persoalan OHS secara umum kita harus mencari terlebih dahulu 3 besaran yaitu A, ω, dan θ. Setelah ke-3nya diketahui maka kita mengetahui persamaan posisi untuk osilasi, kemudian dengan cara mendeferensiasi x terhadap t kita memperoleh kecepatan dan percepatan osilasi.

Osilasi Harmonis Sederhana

Energi yang bekerja pada gerak Osilasi

Bila sebuah benda berosilasi pada sebuah pegas, energi kinetik benda dan energy potensial sistem benda-pegas berubah terhadap waktu.

Energi total (jumlah energi kinetik dan energi potensial) konstan.

Energi potensial sebuah pegas dengan konstanta k yang teregang sejauh x adalah

1

Energi kinetik benda (m) yang bergerak dengan laju v adalah

2

3

Persamaan energi total memberikan sifat umum yang dimiliki OHS yaitu berbanding lurus
dengan kuadrat amplitudo.

2. Gerak Jatuh Bebas

percobaan_jatuh_bebas_03_by_chrono_shr1mp

Gerak jatuh bebas adalah gerak yang dijatuhkan tanpa kecepatan awal.

Jika gaya hambatan udara diabaikan, maka gaya yang bekerja pada benda tersebut hanyalah gaya gravitasi (gaya berat benda). Benda tersebut akan mengalami gerak jatuh bebas dengan percepatan ke bawah sama dengan percepatan gravitasi.

Gerak jatuh bebas adalah gerak jatuh yang hanya dipengaruhi oleh gaya tarik bumi dan bebas dari hambatan gaya-gaya lain. Gerak jatuh bebas termasuk GLBB dipercepat dengan kecepatan awal Vo = nol dan percepatan sebesar percepatan gravitasi (g).

Gerak Jatuh Bebas

Aplikasi nyata dari gerak lurus berubah beraturan dengan percepatan a positif (gerak lurus dipercepat dengan percepatan a tetap) ini adalah suatu benda yang dijatuhkan dari ketinggian h meter dengan kecepatan awal nol atau tanpa kecepatan awal. Percepatan yang dialami oleh benda tersebut adalah percepatan gravitasi bumi g (m/s2). Lintasan gerak benda ini berupa garis lurus. Gerak benda semacam ini yang disebut gerak jatuh bebas.

Gerak jatuh bebas didefinisikan sebagai gerak suatu benda yang dijatuhkan dari ketinggian tertentu di atas tanah tanpa kecepatan awal dan dalam geraknya hanya dipengaruhi oleh gaya gravitasi.

Suatu benda dilepaskan dari ketinggian h meter di atas permukaan tanah tanpa kecepatan awal. Kecepatan pada saat t dapat dihitung dari persamaan berikut :

vt = v0 + at

Karena v0 = 0 dan percepatan gravitasi a = g, maka kecepatan benda pada saat t adalah :

vt = 0 + gt = gt

dengan :

vt = kecepatan pada waktu t (m/s),
v0 = kecepatan awal (t = 0) (m/s),
g = percepatan gravitasi bumi (m/s2),
t = waktu (s).

Ketinggian yang dicapai oleh benda h adalah analog dengan persamaan dengan st adalah h, dan vo = 0,

h=0+\frac{1}{2}gt^{2}=\frac{1}{2}gt^2

Waktu yang diperlukan oleh benda untuk mencapai tanah dari ketinggian h denganpersamaan

t=\sqrt{\frac{2h}{g}}

Kecepatan benda pada saat t dapat diperoleh dengan memasukkan persamaan t dari persamaan berikut.

v_{t}=gt=g\sqrt{\frac{2h}{g}}=\sqrt{2gh}

dengan:

vt = kecepatan pada waktu t (m/s),
g = percepatan gravitasi bumi (m/s2),
h = ketinggian benda (m).

Ringkasan rumusan yang digunakan pada Gerak Jatuh Bebas

5

 

Sumber:

https://id.wikipedia.org

https://id.wikipedia.org

http://www.zakapedia.com/

Nama :Dimas Dwi Cahya

NIM : 1202152166

Kelompok : SI6E

Telkom University 2015

 

Perangkat Lunak Sistem Informasi

Perangkat lunak atau biasa disebut dengan Software dalam sistem informasi adalah suatu program komputer yang menjembatani antara manusia dan perangkat keras dalam komputer. Selain sebagai penghubung, software dapat diartikan sebagai penerjemah dari user ke perangkat keras. Software pada umumnya digunakan untuk mengontrol perangkat keras, melakukan perhitungan, dan hal lain yang bertujuan untuk memudahkan aktivitas manusia.

Secara garis besar software / perangkat lunak dibagi menjadi 5 macam yaitu :

  1. Sistem Operasi (Operating Systems)
  2. Program Aplikasi (Application)
  3. Program Tambahan (Essensial Program)
  4. Bahasa Pemrograman
  5. Program Paket (Enterprise Program)

Menurut Fungsinya, Perangkat lunak dibagi menjadi 7 macam :

  1. Perangkat Lunak Sistem (System Software)
    Perangkat lunak sistem merupakan sekumpulan program yang ditulis untuk melayani program-program yang lain.
  2. Perangkat Lunak Real-Time (Real Time Software)
    Program-program yang memonitor / menganalisis / mengontrol kejadian-kejadian yang sesungguhnya (sedang berlangsung) pada dunia disebut dengan perangkat lunak real-time.
  3. Perangkat Lunak Bisnis (Business Software)
    Pemrosesan informasi bisnis merupakan area aplikasi yang paling luas. Aplikasi dalam area ini akan menyusun kembali struktur data yang ada dengan cara tertentu untuk memperlancar operasi bisnis atau pengambilan keputusan manajemen.
  4. Perangkat Lunak Teknik dan Ilmu Pengetahuan (Engineering and Scientific Software)
    Perangkat lunak teknik dan ilmu pengetahuan ditandai dengan algoritma number crunching. Perangkat lunak ini memiliki jangkauan aplikasi mulai dari astronomi sampai vulkanologi, dari analisis otomotif sampai dinamika orbit pesawat luar angkasa, dan dari biologi molecular sampai pada pabrik yang sudah diotomatisasi.
  5. Perangkat Lunak Embedded (Embedded Sofware)
    Embedded software ada dalam real-only memory dan dipakai untuk mengontrol hasil serta system untuk keperluan konsumen dan pasar industri.
  6. Perangkat Lunak Komputer Personal (Personal Computer Software)
    Pasar perangkat lunak komputer personal telah berkembang selama decade terakhir. Pengolahan kata, spreadsheet, grafik komputer, multimedia, hiburan, manajaemen database, aplikasi keuangan bisnis dan personal, jaringan eksternal atau akses database merupakan beberapa contoh yang dapat
    disebutkan.
  7. Perangkat Lunak kecerdasan Buatan (Artifical Intelligence Sofware{AI})
    Perangkat lunak kecerdasan buatan (Artifical Intelligence Sofware{AI}) menggunakan algoritma non-numerik untuk memecahkan masalah kompleks yang tidak sesuai untuk perhitungan atau analisis secara langsung. Area kecerdasan buatan yang aktif adalah sistem pakar (expert system), sering disebut dengan sistem berbasis ilmu pengetahuan.

Perangkat Keras Sistem Informasi (Hardware)

Hardware adalah perangkat keras yang berbentuk fisik, sehingga dapat dilihat dan disentuh langsung. Dalam beberapa artikel-artikel, istilah hardware sering kali disebut sebagai suatu perangkat yang menggambarkan mesin, alat (devices) dan perangkat (equipment) yang berkaitan dengan pengolahan data, Sedangkan dalam sistem informasi Hardware sering kali disamakan dengan suatu Komputer. Komponen-komponen hardware secara umum terdiri dari:

1. Central Processing Unit (CPU) CPU adalah salah satu perangkat keras yang terdapat pada sebuah komputer yang memiliki kemampuan untuk memahami dan melaksanakan setiap perintah yang dikirim oleh perangkat lunak atau software. CPU terdiri atas tiga komponen, yaitu:

  1. Control Unit, atau Unit Kontrol, bertugas sebagai pusat dari pengendalian komputer yaitu mengambil berbagai data dan instruksi dari memori untuk diproses, menyeleksi instruksi yang berhubungan dengan fungsi logika dan aritmetika dan mengirimkannya ke bagian ALU untuk diproses, mengawasi kerja ALU, mengatur alat-alat input output, dan membawa kembali hasil (output) pemrosesan ke memori utama.
  2. ALU (Arithmetic and Logical Unit), berfungsi melakukan proses perhitungan aritmatika dan logika sesuai dengan instruksi program.
  3. Register, berfungsi sebagai memori tempat penyimpanan data atau instruksi yang akan diproses. Data dari memori utama (RAM) diambil kemudian ditempatkan di register, selanjutnya data dari registerlah yang diproses.

Cara kerja CPU dalam mengolah data, yaitu: Saat sebuah program akan dieksekusi, maka isi program tersebut yang berada di dalam harddisk akan diambil dan di masukkan ke RAM, Kemudian Control Unit membedakan perintah dan data masukkan, perintah kemudian ditempatkan ke Program-Storage, sedangkan data ditempatkan di Working-Storage. Selanjutnya Perintah dan data tersebut di ambil oleh Control Unit di simpan di Register. Bila perintah merupakan perhitungan logika atau aritmatika, maka ia dibawa ke ALU untuk diproses. Hasilnya akan ditampung di Accumulator. Control Unit akan mengambilnya dan membawanya kembali ke RAM yang kemudian di tampilkan hasilnya ke alat output. 2.Storage Unit Storage unit atau Unit penyimpanan komputer adalah bagian komponen komputer yang berfungsi sebagai penyimpanan data atau program suatu sistem komputer. Storage Unit ini terbagi menjadi tiga jenis, diantaranya:

  1. Internal Storage (Main Storage) adalah komponen penyimpanan utama yang memiliki tugas atau fungsi sebagai penampung data, perintah / program dari input device untuk dilanjutkan ke CPU (Central Processing Unit) dan juga tempat untuk menampung data dan hasil kerja dari CPU sebelum dilanjutkan ke Output Unit. Dalam internal storage ini sifat dari data, perintah dan program yakni bersifat terporary (sementara) karena penyimpanan akan berjalan jika proses pengolahan berlangsung.
  2. Auxiliary Storage adalah storage yang tugasnya untuk membantu main storage dalam pengolahan data dan berada diluar main storage, dan juga bersifat sementara waktu selama pengolahan sedang berlangsung.
  3. External Storage adalah storage yang berfungsi untuk menyimpan data dari luar main storage dalam waktu yang sangat atau relatif lama, dan biasanya juga dapat menampung data dalam jumlah yang sangat besar, misalnya dalam media penyimpanan seperti Tape, Disk dan lain-lain.

Contoh storage unit: RAM, Hardisk, Disket, Flashdisk, CD, DVD, dll.

3.Input Devices

Input device adalah alat yang digunakan untuk menerima input dari luar sistem, dan dapat berupa signal input atau maintenance input. Secara umum input device berfungsi untuk memasukkan data, merubah data untuk di proses dalam komputer. Selain alat input digunakan untuk memasukkan data, alat input juga digunakan untuk memasukkan program. Contoh input devices : Keyboard, Mouse, Barcode, Scanner.

4.Output Devices

Output Device adalah alat yang berfungsi untuk mengeluarkan hasil pemrosesan ataupun pengolahan data yang berasal dari CPU kedalam suatu media yang dapat dibaca oleh manusia ataupun dapat digunakan untuk penyimpanan data hasil proses. Output yang dihasilkan dari pemroses dapat digolongkan menjadi empat bentuk, yaitu tulisan (huruf, angka, simbol khusus), image (dalam bentuk grafik atau gambar), suara, dan bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form). Tiga golongan pertama adalah output yang dapat digunakan langsung oleh manusia, sedangkan golongan terakhir biasanya digunakan sebagai input untuk proses selanjutnya dari komputer.

Contoh dari Output Device:

Printer, Speaker, Monitor, dll.

5.Telecomuncation Devices

Telecomunication Device adalah suatu perangkat keras komputer atau Hardware yang digunakan pada computer untuk melakukan komunikasi dengan computer yang lain untuk bisa saling bertukar komunikasi. Contoh dari communications device yaitu, Modem, LAN Card dan HUB.

Arsitektur Enterprise Sistem Informasi

networked_city-300x215Arsitekur enterprise atau dalam istilah dunia TI dinamakan EA kepanjangan dari The Enterprise Architecture. Menurut bahasa kata Enterprise Architecture terbagi menjadi dua kata, yaitu enterprise dan architecture. Menurut (Zachman, 1997) “Arsitektur merupakan perancangan dari suatu benda atau merepresentasikan suatu gambaran yang sesuai dengan suatu obyek sehingga dapat diperoleh hasil yang sesuai dengan kebutuhan dan berkualitas”. Sedangkan enterprise menurut (Lankhorst et al, 2005) mengatakan bahwa enterprise mengandung arti keseluruhan komponen pada suatu organisasi dibawah kepemilikan dan kontrol organisasi tunggal.

Dari kedua definisi tersebut kita dapat mengetahui definisi Arsitektur Enterprise, yaitu suau kegiatan pengorganisasian data yang dihasilkan oleh suatu organisasi yang kemudian dipergunakan untuk mencapai tujuan proses bisnis dari organisasi tersebut atau definisi secara mendalam bisa dikatakan bahwa menurut (Jacques Parizeau.2002) bahwa arsitektur enterprise mengandung arti perencanaan, pengklasifikasian, pendefinisian, dan rancangan konektifitas dari berbagai komponen yang menyusun suatu enterprise yang diwujudkan dalam bentuk model dan gambar serta memiliki komponen utama yaitu arsitektur bisnis, arsitektur informasi (data), arsitektur aplikasi, dan arsitektur teknologi.

Latar belakang mengapa terlahir arsitektur enterprise adalah banyaknya kendala suatu perusahaan dalam menjalankan organisasi yang menunjang kepada keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuan-tujuannya, seperti dalam hal proses pemisahan data,pemilihan infrastruktur, SDM, teknologi, waktu dan motivasi kerja. Oleh karena itu dengan adanya asrsitektur enterprise akan membantu perusahaan untuk mengorganisasi suatu system seperti dalam  pemisahan komponen informasi yang berjalan dalam suatu perusahaan dan dapat digunakan untuk menghindari pengulangan data, proses, dan kesalahan identifikasi kebutuhan teknologi yang berjalan dalam suatu sistem informasi sehingga system/organisasi akan berjalan secara efektif dan efisien.

Dalam proses pengelolaan aset sistem dan informasi serta mengarahkan kebutuhan strategis bisnis,  Arsitektur enterprise  berperan dalam mendukung pengambilan keputusan strategis dengan membantu mengelola perubahan, menelusuri dampak perubahan organisasi dan bisnis terhadap sistem.

Arsitektur enterprise mencakup beberapa model dan artifak yang berkaitan :

1.      Arsitektur informasi : entitas bisnis, relasi, atribut, defenisi dan nilai referensi.

2.      Arsitektur proses : fungsi, aktivitas, aliran kerja, kejadian, siklus, produk dan prosedur.

3.      Arsitektur bisnis : tujuan, strategi,  aturan, struktur organisasi, lokasi.

4.      Arsitektur sistem : aplikasi, komponen perangkat lunak,  antarmuka, proyek.

5.      Arsitektur teknologi : jaringan, perangkat keras, platform perangkat lunak, standar, protokol.

6.      Informasi analisa rantai nilai : memetakan hubungan antara data, proses, bisnis, sistem dan teknologi.

smarter-enterprise-heroArsitektur enterprise merupakan pengetahuan khusus tentang asset yang memebrikan beberapa keuntungan. Arsitektur enterprise merupakan tool untuk perencanaan, tata kelola TI dan manajemen portofolio. Beberapa manfaat dari arsitektur enterprise ialah :

1.      Memungkinkan integrasi data, proses, teknologi dan usaha

2.      Menyelaraskan sistem informasi dengan strategi bisnis

3.      Merubah cara penggunaan dan koordinasi sumber daya yang lebih efektif

4.      Mengembangkan komunikasi dan pemahaman dalam organisasi

5.      Mampu meminimalisrir biaya pengelolaan infrastruktur TI

6.      Mengarahkan perbaikan proses bisnis

7.      Memungkinkan organisasi untuk merespon secara efektif terhadap perubahan peluang pasar dan tantangan industri. Arsitektur enterprise membantu mengevaluasi risiko bisnis, mengelola perubahan, meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas bisnis.

Setelah mengetahui begitu banyaknya keuntungan dari arsitektur enterprise, pada dasarnya dalam arstiektur enterprise disegala bidang bisnis suatu perusahaan/organisasi saat ini komponennya tidak akan bisa lepas dari dua media berikut, yakni : Hardware dan Software.

Penulis :

Nama :Dimas Dwi Cahya

Jurusan : Sistem Informasi S1 2015

Kelas : SI-39-06

Telkom University
Sumber :

http://www.academia.edu

http://www.bennysukmanegara.wordpress.com

http://pitakonanonlen.blogspot.co.id

 

 

 

 

 

Pengantar Sistem Informasi : Sistem Komputer

Konsep Sistem Komputer

Sistem Komputer adalah suatu sistem dimana terdapat elemen-elemen (Hardware, Software dan Brainware) yang saling berinteraksi guna mencapai tujuan dari suatu sistem. Tujuan dari sistem komputer ini adalah untuk mengelola data sehiingga menjadi suatu informasi yang bernilai.

1.Hardware

Hardware adalah perangkat keras komputer yang bersifat nyata (dapat dilihat secara langsung dan dapat disentuh).

2.Software

Software adalah perangkat lunak komputer berbentuk program/aplikasi yang didalamnya memiliki perintah-perintah dan memiliki fungsi-fungsi tertentu untuk mengolah data.

3.Brainware

Brainware atau sering kita sebut user atau operator adalah manusia yang mengoprasikan dan dapat mengontrol komputer.

Siklus Pengolahaan Data

siklus pengokahan data

 

Evolusi Komputer

Generasi Pertama (1941 – 1956)

Collosus, digunakan oleh British Code Breaker  pada saat perang dunia kedua untuk memata-matai pesan/surat surat (decode  enemies letters).

Teknologi yang digunakan komputer generasi pertama ini adalah menggunakan Vacum Tubes yang secara fisik, bentuknya sangat besar, memerlukan tempat yang luas dan sangat memakan banyak energi. Dalam bahasa pemrogramannya, komputer generasi pertama menggunakan bahasa mesin. Contoh dari komputer generasi pertama ini diataranaya :

ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Calculator), UNIVAC

Generasi Kedua (1956 -1963)

Bebeda dengan generasi komputer sebelumnya, pada generasi kedua ini komputer sudah tidak menggunakan Vacum Tubes lagi, melainkan diganti oleh transistor yang secara fisik tidak sebesar vacum tubes dan tidak memerlukan daya listrik yang besar. Bahasa yang dugunakan dalam sistem komputer generasi komputer ini menggunakan bahasa mesin (Machine Languages) dan bahasa campuran (Assambling Languages). Contoh dari komputer Generasi Kedua ini adalah IBM 7000, IBM 650, dan ATLAS.

Generasi Ketiga (1964 – 1971)

Pada generasi ketiga ini sudah menggunakan IC dan Transistor yang lebih kecil daripada generasi sebelumnya serta dirancang diatas Chip Silikon (Silicon Chips) atau biasa disebut dengan “Semiconductor”. Berkaitan dengan hal tersebut, kinerja komputer akan semakin cepat dalam mengolah data. Bahasa yang digunakan dalam sistem komputer generasi ketiga ini menggunakan High Lever Programming Languages. contoh dari komputer generasi ketiga ini, diantaranya : IBM 1130, UNIVAC 1170

Generasi Keempat (1971 – Sekarang)

Sekarang komputer generasi keempat menggunakan microchips 0 dan 1 (binary number) untuk mengolah data. Pada generasi keempat ini sudah tidak memerlukan tempat yang begitu luas, listrik yang besar, melainkan pada generasi keempat ini komputer bisa dijadikan sebagai alat portable (fleksibel dan mobile) dengan kecepatan pemrosesan data yang cepat, efesien dan tepat. Komputer generasi ini menggunakan bahasa pemrograman yang tinggi (High Level Programming Languages).

Generasi Kelima (Sedang dikembangkan)

Komputer pada generasi kelima ini adalah masih dalam proses atau rancangan dan pengembangan teknologi yang paling baru. Pada generasi kelima ini sangat santer terdengar akan adanya teknologi komputer sangat super, atau disebut dengan Supercomputer. Supercomputer (Artifial Intelegence)  ini mengklaim bahwa segala pemrosesan data, penyimpanan data akan sangat cepat dan efesien. Contoh : pengembangan Artificial Intelegence terhadap robot.

 

 

 

Konsep Dasar Sistem Informasi

IBM_Electronic_Industry_Icon_vB_resized

A. Konsep Dasar Sistem Informasi

Dalam suatu sistem pasti memiliki konsep dasar yang menjadi patokan dalam menjalankan kegiatannya guna mencapai tujuannya. Seperti halnya Sistem Informasi yang memiliki Konsep Dasar, yaitu :

1. Berfikir mengenai sistem atau cara pandang sistem (perspektif sistem) 

Gambaran umum dari pengertian sistem adalah, komponen-komponen yang saling berhubungan (berinteraksi) satu sama lain dan memiliki batasan-batasan tertentu (buondary) untuk mencapai tujuan tertentu dalam suatu linkungan (environtment). Suatu kegiatan bisa dikatakan sistem jika dalam kegiatan tersebut ada masukan (input) dan ada keluarannya (output).

2. Sifat-sifat Informasi

Informasi yang baik adalah informasi yang berguna dan memiliki nilai. Dengan pengamatan dan pengalaman dapat menghasilkan beragam informasi yang berkualitas. Informasi yang baik adalah informasi yang saling berhubungan (saling berkaitan) dengan tujuan informasi tersebut, dapat menyelesaikan masalah yang ada, terpercaya dan tepat. Informasi juga berkaitan dengan waktu,bahkan suatu informasi dapat dikatakan tidak bernilai sama sekali, ketika informasi tersebut tidak tepat dengan waktunya atau tertinggal.
Berikut adalah rincian lebih lanjut mengenai sifta-sifat informasi, diantaranya :

a. Availability / Accessibilitycharacteristics_of_effective_content

Menyatakan bahwa Informasi harus mudah didapat dan diakses. Karena fungsi dari informasi tersebut yakni untuk memberikan informasi atau penyelesaian dari sebuah masalah. oleh karena itu informasi yang baik adalah informasi yang memiliki sifat availability/accesibility.

b. Accuracy

Keakuratan informasi juga harus selalu diperhatikan, karena jika terjadi kesalahan informasi, maka kedepannya akan berdampak sangat buruk. Keakuratan informasi ini harus bersinambung dengan kenyataan dan bersifat objectif tidak subjektif.

c. Reliability or Objectivity

Informasi harus memiliki kredibilitas yang baik dengan cara membuat informasi yang sesuai dengan kenyataan dan bersifat objektif.

d. Relevance / Appropriateness

Informasi harus relevan dengan tujuan. Sebagai contoh, sebuah perusahaan riset pasar dapat memberikan informasi tentang persepsi pengguna terhadap kualitas produk . Ini tidak relevan bagi manajer yang ingin tahu opini yang objektif tentang harga relatif dari produk dan para pesaingnya, karena informasi yang diperoleh tidak akan relevan dengan tujuan.

e. Completeness

Informasi yang dibuat haruslah lengkap dan terperinci, mengapa demikian? karena seyognyanya informasi diperuntukkan kepada orang yang membutuhkan atau suatu organisasi, jika informasi tidak lengkap, maka akan terjadi suatu kekeliruan dalam penerimaan informasi dan dapat menyebabkan kerusakan sistem dari suatu organisasi tersebut.

f. Level of detail/ Conciseness

Seperti halnya sifat completeness, level of detail  pun harus benar-benar jelas. Karena jika suatu informasi sangat detail dan jelas, maka suatu organisasi akan melaksanakan kegiatannya dengan lancar, tanpa ada hambatan yang signifikan.

g. Presenetation

Suatu informasi harus dapat menggambarkan pokok-pokok yang dibawa, agar jelas dan dapat mudah dipahami oleh pembaca/ penerima informasi.

h. Timing

Informasi harus tepat waktu sesuai dengan tujuan yang diinginkan, karena jika informasi yang diterima terlambat, maka informasi itu akan menjadi tidak relevan dengan keadaan.

i. Value of information

Informasi harus memiliki nilai, karena informasi yang baik adalah informasi yang memiliki kesesuaian dengan tujuan beserta sesuai dengan kenyataan, jika informasi telah mengikuti persyaratan seperti tadi maka secara tidak langsung informasi akan mempunyai nilai.

j. Cost of information

Hampir sama dengan value of information, bedanya dari sudut pandang cara pengelolaan informasi. suatu informasi yang bernilai tentu saja haru diolah dengan baik dan tentunya pasti berhubungan dengan cost of information. 

 

3. Komponen Sistem Informasi 

John Burch dan Gary Grudnitski mengemukakan bahwa sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang puzzle-512disebut dengan istilah building block yaitu blok masukan, blok model, blok keluaran, blok teknologi, blok basis data, dan blok kendali. Sebagai suatu sistem, keenam blok tersebut membentuk suatu kesatuan untuk mencapai sasaran. Jogiyanto 2008 : 12)

a. Blok Masukan
Input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi. Input disini termasuk metode-metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukan, yang dapat berupa dokumen-dokumen dasar.
b. Blok Model
Blok model ini terdiri dari kombinasi prosedur logika dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan didasar data dengan cara yang sudah tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan. Jogiyanto 2008 : 13)

c. Blok Keluaran
Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.

d. Blok Teknologi
Teknologi merupakan “kotak alat” (toolbox) dari pekerjaan sistem informasi, teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendaliaan dari sistem keseluruhan. Teknologi terdiri dari 3 bagian utama, yaitu teknisi (humanware atau brainware), perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware).

e. Blok Basis Data
Basis data (database) merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan diperangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan di dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data didalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa, supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data diakses atau dimanipulasi dengan menggunakan perangkat yang disebut dengan DBMS (Data Base Management System).

 

Penulis :

Nama      : Dimas Dwi Cahya

Kelas       : SI-39-06

Fakultas : Fakultas Rekayasa Industri

Jurusan  : S1 Sistem Informasi

Telkom University

Sumber :

http://www.britannica.com/topic/information-system
http://www.umsl.edu/~joshik/msis480/chapt02.htm
http://www.jhigh.co.uk/Intermediate2/Using%20Information/12_charact_of_info.html